Pekanbaru, HL – My Honey IG-84, Madu Akasia Asli dari hutan Riau, Inovasi milik Pak Syaripuddin warga asal Sidomulyo Kecamatan Marpoyan Damai, kota Pekanbaru ini merupakan Madu Asli dari Hutan Riau yang sudah Go Internasional.

Inovasi Madu dari Hutan Akasia Pak Syaripuddin tersebut merupakan Produk Asli dari Provinsi Riau yang mana peternakannya berasa di Lahan Akasia milik Perusahaan RAPP, tepatnya di Perawang, Kabupaten Siak Provinsi Riau, yang mana bisa menghasilkan 1 ton Lebih setiap kali Panen dalam Sebulan.
Pemasaran :
Madu Asli dari Pohon Akasia Milik Pak Syaripuddin dalam hal pemasaran sudah berskala Nasional, yakni di Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan bahkan sudah dipasarkan ke Luar Negeri, yakni Malaysia dan Perancis. Selain itu, Madu dari Hutan Akasia ini juga sudah mempunyai pelanggan melalui Reseller.
Keunggulan :
Madu merupakan Produk yang bisa digunakan kebanyak kegunaan, yakni bisa menjadi obat kesegala jenis penyakit, membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat disekitar Peternakan khususnya di Lahan Perusahaan RAPP di Perawang, dan masih banyak khasiat lainnya.

Sejarah/Latar Belakang :
Madu dari Pohon Akasia Asli ini sendiri berdiri pada tahun 2021, dimana saat ini Pak Syaripuddin selaku pemilik Madu Pohon Akasia Asli ini melihat Potensi Hutan Riau, dan melihat peluang Bisnis yakni berternak Sarang Lebah yang menghasilkan Madu dan membuka Peluang Bisnis dari Potensi Hutan di Riau itu sendiri.
Manfaat :
Tidak hanya bermanfaat bagi Kesehatan, Madu gagasan dari Syaripuddin tersebut juga bermanfaat bagi Perusahaan RAPP yang mana Peternakan Madunya mampu menghasilkan kesuburan untuk pertumbuhan Akasia bagi Perusahaan tersebut, dan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Kendala :
Dalam hal ini, Kendala yang dialami oleh Pak Syaripuddin tidak terlalu banyak, hanya saja terkadang banyak Hama, atau hewan yang memakan Sarang Madu dan merusak beberapa Peternakan.
Kenapa Madu My Honey IG 84 berbeda dengan Madu yang Lain. Ini yang membedakannya!
1. Ratu Lebah jenis Buck Fast Dari Belanda.
2. Mentor Expert Lebah Mr Gerald Dari Belanda
3. Guna Menjaga Kualitas Madunya dilakukan Uji Laboratorium secara periodik pada Laboratorium yang sudah Terakreditasi
Selain itu, saat ditemui Tim Horizontallink.com dikediamannya, di Perumahan Sidomulyo, Jalan Gelatik Raya, Kecamatan Marpoyan Damai, Sabtu 06 Desember 2025. Pak Syaripuddin menjelaskan bahwa Peternakan Madunya di Lahan Perusahaan RAPP sudah mempunyai Izin dan MoU Resmi dengan Perusahaan, sementara itu Madu Asli Akasia itu juga sudah di Lebeli SNI, dan Izin resmi dari beberapa Instansi Produk lainnya.
“Alhamdulillah kita ada surat MoU dengan Perusahaan tempat kita Beternak Madu, produk kita juga di Lebeli SNI, dan izin semuanya resmi, dari beberapa instansi, produk kita juga sedang di Pesan oleh ITB Jawa Barat, alhamdulillah semuanya legal dan Lebah Madu kita sudah ada yang diminta oleh orang Perancis untuk diternakkan disana,”ungkap Syaripuddin kepada Horizontallink.com
(Tim)
















