Pekanbaru, HL — Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Pekanbaru memfasilitasi pengembangan inovasi masyarakat melalui kegiatan diskusi pemanfaatan inovasi monitoring jalan rusak, karya Dosen Politeknik Caltex Riau (PCR), Mahruz dan kawan-kawan.
Kegiatan yang digelar di Kantor Balitbang Kota Pekanbaru ini dihadiri oleh Kepala Bidang Inovasi Balitbang Kota Pekanbaru selaku fasilitator. Untuk memperkuat sinergi implementasi, Balitbang juga mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Suryana Hakim.
Dalam diskusi tersebut, Mahruz memaparkan konsep dan cara kerja sistem monitoring jalan rusak berbasis teknologi yang dikembangkan bersama tim. Inovasi ini dirancang untuk mempercepat pelaporan, pemetaan titik kerusakan, serta memprioritaskan penanganan jalan berdasarkan tingkat urgensi dan volume lalu lintas.
Kepala Bidang Inovasi Balitbang Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa fasilitasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjembatani hasil riset dan inovasi dari akademisi agar dapat diadopsi untuk pelayanan publik.
“Kami mendorong agar inovasi dari masyarakat dan kampus tidak berhenti di laboratorium. Melalui pertemuan ini, kita cari skema implementasi yang realistis dan bermanfaat langsung untuk warga Pekanbaru,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Suryana Hakim, menyambut baik inovasi tersebut. Menurutnya, sistem monitoring jalan rusak dapat membantu PUPR dalam memperbarui basis data kondisi jalan secara real-time dan mempercepat respons penanganan.
“Data yang akurat dan cepat akan sangat membantu kami dalam perencanaan dan eksekusi perbaikan jalan. Kami siap mendalami teknisnya bersama tim pengembang,” kata Suryana.
(Ar)















