PEKANBARU, HL – Hujan ringan yang mengguyur Kota Pekanbaru selama sekitar satu jam pada Selasa (16/09/2025) petang kembali menyulap Jalan Satria, Kecamatan Lima Puluh, menjadi lautan genangan. Jalan penghubung antara Kecamatan Lima Puluh dan Tenayan Raya ini tergenang air setinggi betis orang dewasa, menyebabkan kekacauan lalu lintas yang parah.
Pantauan tim redaksi Horizontallink di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB menunjukkan puluhan sepeda motor mogok dan terjebak di tengah genangan. Para pengendara nekat menerobos banjir, mengakibatkan mesin motor mati total akibat air masuk ke sistem. “Banyak yang terpaksa mendorong motor mereka keluar dari genangan, sementara lalu lintas macet panjang,” ujar saksi mata di tempat kejadian.
Hendri (23), warga setempat yang memiliki toko di sekitar titik banjir, mengaku sudah bosan dengan kondisi ini. Menurutnya, Jalan Satria kerap menjadi ‘langganan’ banjir, baik saat hujan ringan maupun lebat. “Kalau hujan sebentar saja, sudah banjir. Ini jalan utama penghubung dua kecamatan, banyak orang nekat lewat karena aksesnya lebih dekat. Kami harap pemerintah segera turun tangan dan cari solusi permanen,” kata Hendri kepada media ini.
Banjir di kawasan ini diduga disebabkan oleh drainase yang buruk dan curah hujan yang tak terduga. Warga mendesak Pemkot Pekanbaru untuk segera melakukan perbaikan infrastruktur agar kejadian serupa tak berulang, terutama mengingat jalan ini vital untuk mobilitas masyarakat.
(Ar)















