Scroll untuk baca artikel
KesehatanNewsOpiniOrganisasiPekanbaruPemerintah

Inovasi DIPIKAT MASTENAR, Upaya Puskesmas Tenayan Raya Tuntaskan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Admin
37
×

Inovasi DIPIKAT MASTENAR, Upaya Puskesmas Tenayan Raya Tuntaskan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pekanbaru, HL – Inovasi “Dipikat MasTenar” Deteksi dini penyakit tidak menular bersama Puskesmas Tenayan Raya oleh Ibu Nil Afni L Kepala Puskesmas Tenayan Raya Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Latar belakang berdasarkan isu strategis tahun 2013 dalam periode 3 dekade terakhir PTM menjadi penyebab kematian sekitar 74% dari seluruh penyebab kematian di dunia sekitar 70 juta orang meninggal sebelum usia 70 tahun akibat PTM Hal ini disebabkan karena masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan atau skrining kesehatan berkala yang merupakan salah satu upaya pencegahan PTM berdasarkan hal tersebut Puskesmas tenaga yang membuat Inovasi Dipikat MasTernar (Deteksi dini penyakit tidak menular bersama Puskesmas Tenayan Raya).

Deteksi dini penyakit resiko dan konseling gizi

Tujuan Dipikat MasTenar

1. Mencegah terjadinya kasus penyakit tidak menular khususnya hipertensi diabetes melitus dan kanker rahim.

2. Pengelola atau penatalaksanaan penderita PTM 3 mencegah terjadinya komplikasi penyakit PTM.

4. Meningkatkan kualitas hidup penderita PTM.

 

Keunggulan Dipikat MasTenar

1. Menggabungkan beberapa program

2. Terdiri dari beberapa inovasi.

3. Membentuk tim Dipikat MasTenar.

4. Manfaatkan aplikasi satu sehat dengan maksimal.

5. Melibatkan lintas sektor dalam menjangkau sasaran seperti melakukan kegiatan di Perkantoran tempat kerja dan masuk ke dalam kegiatan di Kelurahan dan Kecamatan.

6.Promosi kegiatan melalui media sosial Puskesmas.

Sasarannya yakni, Masyarakat Kecamatan Kulim, OPD/OPD atau Perkantoran dan Posyandu.

 

Kendala :

Kurangnya alat kesehatan dan BMHP untuk cek kesehatan, keterbatasan SDM dan penjadwalan kegiatan Dipikat MasTenar belum bisa maksimal.

Promosi dan edukasi kesehatan

Masyarakat Mandiri cek kesehatan atau yang disingkat “Mama Cantik”.

1. Promosi dan edukasi kesehatan.

2. deteksi dini penyakit risiko PTM atau proronanis.

3. konseling gizi

4. Peningkatan aktivitas fisik

Pasien prolanis cegah komplikasi penyakit atau yang disingkat “Papa Cakep”

1.Pemeriksaan rutin setiap bulan.

2.Pemeriksaan laboratorium secara berkala.

3.Penyuluhan edukasi atau kesehatan.

4.Peningkatan aktivitas fisik

5. Konsumsi obat teratur.

6. Konseling kesehatan.

 

(Tim)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *